Home

 


Latest News
SDM di Era TIK SDM di Era TIK  Abstrak Aspek SDM merupakan komponen penting dalam bisnis yang berbasis Teknologi Informasi. Penyiapan SDM merupakan aktivitas yang harus direncanakan dan dijalankan dengan baik. Readmore


World
Ponsel Canggih Ponsel Canggih  PONSEL dengan memori berkapasitas terabita boleh jadi bukan sekadar mimpi bila produk nano sudah hadir. Namun, sayang sampai saat ini teknologi nano masih dalam tahap eksplorasi. Itu bisa dilihat dari aplikasinya yang masih berbentuk nanotube, yaitu struktur seperti kabel berskala nanometer. Readmore


Teknologi
Selamat Datang Siswa/Siswi Baru Selamat Datang Siswa/Siswi Baru SELAMAT DATANG KEPADA SISWA SISWI BARU SMA MUHAMMADIYAH 25 PAMULANG   Kami mengucapkan selamat datang kepada para siswa dan siswi baru kelas X tahun pelajaran 2010/2011, selamat mengikuti kegiatan MOP dan Fortasi. Semoga kalian lebih mengenal SM A Muhammadiyah 25 Pamulang dan lebih menci Readmore

Prev   Next   Pause   Play     Scroll   Fade   ScrollFade

Ujian Akhir Nasional

UAN adalah momen penting.  Untuk itu : berusahalah semaksimal mungkin & berdoalah. Semoga Sukses & Berprestasi. Hingga saat pengumuman hasil Ujian nanti, jika lulus hendaklah bersyukur. Namun jika belum berhasil bersabarlah, karena kegagalan adalah pelajaran paling berharga guna mempersiapkan dan meng- antisipasi langkah-langkah berikutnya. Keberhasilan yang hakiki adalah manakalah pada saat akhir dari usia yang diamanatkan kepada diri kita, kita telah menghiasi hidup ini dengan syukur dan sabar. Syukur bermakna menjalankan perintah-perintahNya dengan baik dan meninggalkan segala laranganNya. Sedangkan sabar, menerima dengan ikhlas atas segala ketentuanNya dan mengambil hikmah atas datangnya ketentuan itu.


Lain-Lain
Prestasi Prestasi  Alhamdulillah, ... ...


Akademik
Penghargaan Penghargaan Selamat Berprestasi    ...



Pesan Minggu Ini

Kebersihan adalah sebagian daripada Iman.

Sholat merupakan tiang agama.

Hari ini hendaknya lebih baik dari hari kemarin. 

Be Good, Be Strong and Be Happy :

Jadilah orang yang baik, maka engkau akan menjadi orang kuat dan senantiasa akan mendapatkan kebahagiaan.

Berakit-rakit kehulu, berenang-renang ketepian : Bersabarlah untuk saat ini, demi hari esok yang gemilang.

Manfaatkan usia mudamu sebelum datang masa tuamu, ... 

Ponsel Canggih PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Sunday, 30 September 2007

  PONSEL dengan memori berkapasitas terabita boleh jadi bukan sekadar mimpi bila produk nano sudah hadir. Namun, sayang sampai saat ini teknologi nano masih dalam tahap eksplorasi. Itu bisa dilihat dari aplikasinya yang masih berbentuk nanotube, yaitu struktur seperti kabel berskala nanometer.

Jadi, pengembangannya baru berdasarkan temuan dan belum berdasarkan desain yang diinginkan. "Saya optimistis teknologi ini dapat memicu terjadinya revolusi industri kelima setelah penemuan mesin uap, kereta api, bahan-bahan sintesis, dan komputer. Pasalnya, teknologi nano bisa menggantikan produk industri yang telah ada dengan yang lebih berkualitas, lebih murah dan berkapasitas lebih tinggi," ungkap Ketua Masyarakat Nanoteknologi Indonesia (MNI) Dr Nurul Taufiqu Rochman kepada Media Indonesia di Jakarta, baru-baru ini.

Contohnya kapasitas memori pada ponsel. Sekarang, kapasitasnya sekitar 8 MB dan 16 MB. Ke depan, kapasitasnya bisa mencapai 1 GB atau di atasnya. Itu bukanlah hal yang mustahil karena teknologi nano memungkinkan penggunanya mengatur material sedemikian rupa agar dapat mengurangi pemborosan material. Pemerintah dan industri juga telah mulai melirik teknologi nano. Pada 2005-2006, misalnya, pemerintah telah menyerahkan bantuan kepada sejumlah pusat penelitian untuk meneliti dan mengembangkan teknologi nano. Salah satunya ialah Pusat Penelitian Fisika LIPI yang berhasil menelurkan mesin pembuat partikel nano. Sampai saat ini, mesin tersebut telah dipakai untuk meneliti pembuatan nanosilika, nanobaja, dan partikel nano yang dapat digunakan untuk membuat alat penyimpan memori. Partikel nano itu hanyalah tahap awal dari rantai pengembangan produk nano. Rantai berikutnya ialah nanointermediates dan produk nano. Pada 2015, Indonesia diharapkan sudah mampu memproduksi sekaligus mengekspor bahan baku nanomaterial. Sedangkan pada 2020, industri telah mengaplikasikan produk nano.

Namun, untuk menuju ke sana perlu ada regulasi yang dapat mendukung pertumbuhan industri berbasis teknologi nano. Upaya lain yang bisa dilakukan ialah mengalokasikan dana untuk menciptakan alat pembuat teknologi nano dan mendirikan pusat nano.

Source: mediaindonesia.com

Last Updated ( Sunday, 20 April 2008 )